Transaksi dan system Jual-Beli yang Dilarang dalam Islam
.....وَاَحَلَّ اللهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ
الرِّبَوا.....
"....Alloh
telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba...." (Al Baqoroh : 275)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ
يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ......
"Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at,
maka bersegeralah kamu kepada mengingat Alloh dan tinggalkanlah jual beli..."(Al Jumu'ah : 9)
فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي
الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا
لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
"Apabila telah ditunaikan
shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Alloh dan
ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung."
Alloh ﷻ memuji terhadap hambanya yang menggabungkan antara mencari rezeki dengan jual-beli dan ibadah. Dalam hal ini, perniagaan atau jual-belinya tidak sampai melalaikan dari ibadah kepada Alloh ﷻ .
فِي بُيُوتٍ أَذِنَ اللَّهُ أَنْ
تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ يُسَبِّحُ لَهُ فِيهَا بِالْغُدُوِّ
وَالْآصَالِ
"Bertasbih kepada Allah di
masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di
dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang,"
رِِجَالٌ لَا تُلْهِيهِمْ
تِجَارَةٌ وَلَا بَيْعٌ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ
الزَّكَاةِ ۙ يَخَافُونَ يَوْمًا تَتَقَلَّبُ فِيهِ الْقُلُوبُ وَالْأَبْصَارُ
"Laki-laki yang tidak
dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati
Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka
takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang".
Dalam ayat-ayat tersebut dijelaskan bahwa diantara sifat-sifat kaum muslimin adalah mereka melakukan penjualan dan pembelian, tetapi ketika datang waktu sholat dan waktu ibadah mereka meninggalkan jual-belinya dan mendatangi sholat. "Tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak pula oleh jual-beli dari mengingat Alloh." (An-Nuur :37)
Alloh ﷻ .telah memerintahkan untuk mencari rezeki disertai dengan beribadah kepada-Nya.
.....فَابْتَغُوا عِنْدَ اللَّهِ الرِّزْقَ وَاعْبُدُوهُ وَاشْكُرُوا لَهُ ۖ
إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
"...Maka mintalah rezeki itu di sisi Allah, dan
sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya.Hanya kepada-Nya-lah kamu akan
dikembalikan.(Al Ankabut : 17)
Perdagangan yang dilakukan dengan cara jual-beli atau dengan cara yang lain yang berupa pekerjaan yang dihalalkan adalah sesuatu yang dicari oleh syara', karena dapat mendatangkan manfaat yang besar bagi manusia dan masyarakat. Jual-beli yang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan adalah perbuatan yang terpuji dan dikehendaki selama tidak mendatangkan bahaya bagi ibadah atau mengakhirkan sholat selama berjamaah di mesjid.

0 Kolom Komentar:
Post a Comment
Berkomentar dan kritiklah dengan bijak dan baik.